Tips Membeli AC Baru Melayani Jepara, Kudus, Pati, Demak dan Semarang - Toko Waroeng AC Jepara Dealer AC Daikin, Mitsubishi, Modena Murah berkualitas

Tips Membeli AC Baru Melayani Jepara, Kudus, Pati, Demak dan Semarang

Pada artikel ini kami akan memberikan tips dalam membeli unit AC baru kepada konsumen dalam menentukan merk dan kecangihan ac sekarang, dimana kita tahu, semua merk ac yang beredar sekarang banyak yang menjanjikan fitur lebih tetapi yang perlu diketahui oleh konsumen yang baik  dan penjelasan dari penjual mengenai Produk AC yang di jual.

Seperti kita ketahui bersama, bahwa tujuan dalam membeli unit AC adalah untuk mendinginkan ruangan juga awet, harga kompetitif dan nilai investasi yang panjang.

Beberapa hal yang mempengaruhi fungsi dan keawetan unit ac anda :
  1.  Kapasitas AC sesuai dengan Ruangan
  2. Kemampuan listrik yang tersedia.
  3. Kontruksi merk AC yang akan dibeli.
  4. Type AC
  5. Instalasi
  6. Perawatan
dari ke 6 hal tersebut jika dilakukan, unit AC akan awet dan dapat bertahan lama, penjelasan dari ke 6 hal adalah sebagai berikut :

1. Kapasitas AC sesuai dengan ruangan

Dalam menentukan kapasitas AC yang dibutuhkan beberapa hal yang perlu di perhatikan adalah luas ruangan yang akan di dinginkan, kemudian jenis ruangan, apakah kamar tidur, ruang kerja atau ruang keluarga. Perhatikan juga ruangan terdapat kaca seberapa luas dan perhatikan matahari terbit dan tenggelam pada jendela atau tidak. Dalam hal ini terdapat rumusan dalam menentukan kapasitas AC, mintalah bantuan dalam menghitung kebutuhan AC ini pada penjual, apabila penjual tidak bisa, gunakan rumus yang sederhana yaitu 

Luas Ruangan x 550 btu = ...... kebutuhan AC

Rumus tersebut akan menghasilkan hasil dalam satuan Btu. Anda lalu cocokkan dengan daftar dibawah ini untuk membantu anda mengkonversi berapa PK yang anda butuhkan.
  • 1/2PK = 5000 Btu/h (ukuran ruangan 10m2)
  • 3/4PK = 7000 Btu/h (ukuran ruangan 14m2)
  • 1PK = 9000 Btu/h (ukuran ruangan 18m2)
  • 1 1/2PK = 12000 Btu/h (ukuran ruangan 24m2)
  • 2PK = 18000 Btu/h (ukuran ruangan 36m2
Rangkuman : Menentukan kapasitas AC berdasarkan Luas Ruangan, Jenis Ruangan, Jumlah orang maksimal, besaran Jendela. 




2. Kemampuan Listrik

Perlu diperhatikan dalam menentukan Jenis AC yang akan dibeli, dipasaran saat ini terdapat 3 type AC yaitu Standart, Low Watt dan Inverter. Masing - masing memiliki keunggulan dan kelebihan masing - masing. 

AC Standart untuk kapasitas 1/2 PK memiliki konsumsi daya sekitar 500 watt
AC Low watt untuk kapasitas 1/2 pk memiliki konsumsi daya sekitar 320 watt
AC Inverter saat ini tersedia kapasitas 1 PK dengan awal konsumsi mencapai sekitar 1.300 watt

Jika listrik yang tersedia dirumah dengan daya 900 VA maka sebaiknya gunakan AC standart dan low watt , pertimbangkan kebutuhan lainnya seperti lampu, pompa air, televisi dan lainnya, hal ini agar pembatas MCB PLN tidak mengalami TRIP / Jegleg.tentu hal ini akan membuat tidak nyaman.

Yang tak kalah pentingnya adalah voltage yang tersedia pada PLN, saat instalasi mintalah teknisi pemasang untuk mengukur Voltage yang tersedia dari PLN, voltage yang baik berkisar antara 210 V sampai 220 V, apabila di voltage dibawah itu, periksalah voltage dari PLN dan pada titik pemasangan AC, jika terjadi selisih dipastikan instalasi rumah atau kantor sudah tidak baik, maka perbaikilah. Standart Voltage dari sebuah produk rata - rata adalah 220 -240 V yang tercantum dalam kemasan produk AC. Apabila dari PLN voltage jelek maka lapor ke PLN.

Sesuaikan konsumsi litsrik AC dengan daya listrik yang tersedia, chek voltage listrik 

 Pengaruh Voltage dengan konsumsi Listrik adalah semakin rendah voltage maka Amper akan naik, hal ini akan berpengaruh pada kinerja kompresor AC anda.

3. Konstruksi AC

Yang perlu diperhatikan dalam investasi pembelian AC , perhatikan konstruksi pada bagian outdoor, terutama pada bagian kondensor, dipasaran terdapat dua jenis kondensor yaitu kondensor dengan konstruksi Tembaga dan Alumunium.
Kondensor Tembaga


Kondensor Alumunium

Perbedaan yang sangat mencolok dari kedua kondensor ini adalah apabila terjadi kebocoran maka pada kondensor tembaga dapat diperbaiki dengan pengelasan, sedangkan pada kondensor alumunium jika terjadi kebocoran tidak dapat dilakukan pengelasan.

Hal ini biasanya berpengaruh pada harga penjualan, harga unit ac yang menggunakan kondensor tembaga lebih mahal dibandingkan kondensor alumunium.

4. Type AC

Type AC ini sedikit banyak sudah kami bahas dalam ketersedian arus PLN yang tersedia di rumah atau kantor kita. 

Tipe Split AC saat ini bisa dibagi menjadi 3 tipe yaitu Standard, Low Watt dan Inverter. Tipe Low Watt secara pengertian adalah tipe Standard yang penggunaan daya pada kompressornya dikurangi supaya irit listrik. Tipe low watt cocok digunakan untuk rumah yang memiliki daya listrik kecil. Secara konsep cara kerja tipe low watt dan tipe standard sama.
Berbeda dengan tipe inverter dimana AC inverter akan bekerja amat keras di tarikan awal untuk mendinginkan ruangan dengan cepat. Pada saat suhu ruangan sudah mencapai suhu yang disetel di remote maka AC inverter akan mengurangi kinerjanya sehingga penggunaan watt akan relatif lebih rendah. Tipe inverter menggunakan watt yang amat besar untuk tarikan awal lalu penggunaan watt akan relatif rendah pada saat ruangan sudah dingin.
Berikut adalah cara mudah memilih tipe AC
  • Rumah anda memiliki daya listrik pas pasan -> Gunakan AC Low Watt
  • Pintu ruangan AC anda sering dibuka tutup -> Gunakan AC Standard atau Low Watt
  • AC anda sering dimatinyalakan -> Gunakan AC Standard atau Low Watt
  • AC anda hanya bekerja untuk waktu pendek (2-3 jam sekali pakai) -> Gunakan AC Standard atau Low Watt
  • AC anda nyala dalam kondisi lama (6 jam+) di ruangan yang tidak buka tutup (contoh di ruang tidur) -> Gunakan AC Inverter
5. Instalasi

Instalasi adalah merupakan bagian terpenting dalam awet tidaknya unit pendingin kita, pada instalasi yang baik dapat dilihat dari beberapa hal sebagai berikut :
  • Pipa AC yang digunakan untuk standart freon R410 adalah ketebalan 0,8 mm
  • Kabel yang digunakan adalah berisi 3 dengan satu kabel digunakan sebagai grounding.
  • Tata letak indoor dari atap plafon minimal 20 cm , jika dinding lebih tinggi maka unit indoor akan lebih turun karena yang di lakukan pendinginan adalah ruangan bagian bawah dimana terdapat aktifitas orang.
  • Tata letak outdoor perlu diperhatikan sirkulasi udara untuk mendinginkan kompresor AC melalui kondensor yang dibuang melalui kipas pembuangan outdoor.
  • Lakukan pemvacuman pada instalasi AC, hal ini berfungsi membuang udara yang terjebak saat dilakukan instalasi unit AC sehingga udara tidak ada dalam sirkulasi freon pada unit AC.
  • Test Pres, wajib dilakukan agar tidak terjadi kebocoran dalam instalasi, test press ini adalah memberikan tekanan pada pipa instlasi dan melakukan peng chekan pada sambungan - sambungan pipa instalasi apakah terdapat kebocoran atau tidak.
6. Perawatan

Tidak kalah pentingnya adalah perawatan berkala pada unit AC, dengan penggunaan AC terjadi sirkulasi udara baik dalam ruangan ( indoor ) maupun di luar ruangan ( outdoor ), pada indoor terdapat filter udara, apabila sudah tersumbat maka akan mempengaruhi sirkulasi udara dan transfer kalori panas ruangan ke luar ruangan melalui media freon. Demikian juga pada outdoor, apabila kondensor kotor maka proses pembuangan panas tidak sempurna sehingga mengakibatkan panas berlebihan dan mengakibatkan panas kompresor berlebihan ( overheat ).

Perawatan dapat mengacu sebagai berikut 
  • Unit AC hidup per hari dibawah 8 jam per hari 3 bulan sekali
  • Unit AC hidup per hari 8 jam per hari 2 bulan sekali
  • Unit AC hidup 24 jam maka dilakukan perawatan 1 bulan sekali.




Demikian tip membeli AC ruangan anda agar awet, bekerja dengan optimal dan memiliki nilai investasi yang tinggi atau berumur lama. 

Jika membutuhkan unit ac ruangan yang berkualitas , dapat menghubungi kami di 

Toko WAROENG AC
Jl. Veteran No 14 A
HP/WA : +62 812-2569-9837


Comment (0)

Post a Comment